Google Analytics adalah salah satu alat analisis web terbaik dan gratis. Ada lebih dari 28,8 juta website aktif di seluruh dunia yang mempercayai web analisis ini.
Siapapun bisa menggunakan Google Analytics untuk memahami apa yang dilakukan pengunjung di website. Adapun manfaat Google Analytics dapat memberikan jawaban dari beberapa pertanyaan berikut:
- Berapa banyak pengunjung website?
- Dari kota dan negara mana pengunjung berasal?
- Pengunjung website lebih banyak desktop, tablet atau mobile?
- Konten yang paling disukai pengunjung?
- Trafik terbanyak berasal dari mana? Organik? Referral? Media Sosial?
Google Analytics 4 menggantikan Google Analytics Universal. Apabila Anda masih menggunakan Google Analytics Universal dapat membaca artikel ini.
Mulai dari sekarang semua pendaftaran baru akan mendapatkan kode Google Analytics 4.
Topik yang dibahas di artikel ini:
Apa Fungsi dari Google Analytics?
Cara memasang Google Analytics di WordPress
7 Laporan Google Analytics Yang Sering Digunakan
Apa Fungsi dari Google Analytics?
Google Analytics adalah layanan gratis berbasis web dari Google yang menampilkan analisa statistik sebuah website. Informasi tersedia mulai dari umur, lokasi, perangkat yang digunakan, jumlah pengunjung dan lainnya. Anda juga bisa tahu bagaimana pengunjung berinteraksi, melakukan navigasi dan lamanya pengunjung di website.
Menganalisis data-data ini berguna untuk membuat strategi kedepannya. Anda juga dapat mengetahui konten yang berhasil dan tidak berhasil.
Cara memasang Google Analytics di WordPress
Cara yang paling saya sarankan adalah menggunakan plugin CAOS (Complete Analytics Optimization Suite). Plugin CAOS menyimpan file gtag.js ke server lokal, sehingga menjaga kinerja website.
Berikut konfigurasi yang saya lakukan:
Basic Settings
Google Analytics Tracking ID > Isi dengan kode (G-XXX)
Snippet type > Asynchronous. Asynchronous membuat script di load bersamaan dengan script yang lain.
Position of tracking-code > Footer.
Advance Settings
Which file to download? > gtag.js
Baca Juga: Plugin WordPress Ringan dan Terbaik (2021)
7 Laporan Google Analytics Yang Sering Digunakan
Ketika pertama kali login maka Anda akan sampai pada halaman Home.
Disini tersedia berbagai ringkasan yang cukup lengkap seperti:
Banyaknya pengunjung dan berapa lama pengunjung di website
Trafik pengunjung 30 menit terakhir
Banyaknya pengunjung dan berapa lama pengunjung di website

Untuk membaca laporan tersebut Anda perlu memahami beberapa istilah berikut:
- Users: Jumlah pengunjung website pada suatu periode.
- New Users: Jumlah pengunjung baru website pada suatu periode.
- Average Engagement Time: Berapa lama pengguna berada di website. Umumnya durasi sesi lebih lama lebih baik.
Tips: Pengunjung yang kembali (Users) ke website Anda adalah yang paling berharga. Karena mereka sudah mengetahui dan menyukai konten website Anda. Website yang memiliki sedikit pengunjung yang kembali, kemungkinan memiliki masalah dengan kualitas konten.
Pada grafik di bagian kiri bawah standarnya adalah “Last 7 days”. Anda dapat klik dan mengganti pilihan periode sesuai kebutuhan.
GA4 selalu membandingkan antara periode berjalan dengan periode sebelumnya. Periode berjalan di tandai dengan garis biru. Sedangkan periode sebelumnya menggunakan garis putus-putus.
Anda juga dapat menambahkan perbandingan, misalkan saya menambahkan perbandingan trafik organik.

Sekarang terlihat perbandingan trafik keseluruhan vs trafik organik.

Trafik pengunjung 30 menit terakhir
Pada bagian “Users In Last 30 Minutes”, di bagian kanan bawah dapat di klik untuk menampilkan trafik pengguna secara realtime.

Anda akan melihat tampilan dari mana pengunjung berasal dan perangkat yang digunakan (desktop, tablet atau mobile).

Anda dapat klik “View user snapshot” pada bagian kanan atas.
Dari sini akan terlihat lebih detail apabila pengguna melakukan sesuatu seperti scroll, click dan lainnya.

Akuisisi Pengunjung (User Acquisition)
Pada grafik ini Anda bisa memahami apakah pengunjung berasal dari organic, email marketing, referral dan lainnya.

Beberapa istilah yang perlu dipahami:
- Organic: Trafik yang berasal dari mesin pencari misalkan Google, Bing, Yahoo dan lainnya.
- (none): Pengunjung langsung mengetik alamat website Anda
- Referral: Pengunjung sebelumnya mengunjungi website lain seperti facebook, wikipedia dan lainnya.
- Email: Pengunjung klik salah satu tautan (link) dari email.
Ketika Anda klik “View user acquisition” akan tampil lebih detail. Contohnya seperti berapa banyak pengguna baru, engaged sessions, berapa lama sesi aktif.

Saya bisa mengganti “User medium” menjadi “User source/medium”.
Seperti terlihat di gambar di atas, trafik organik dibagi lagi menjadi google, yahoo dan bing. Jadi lebih spesifik dan enak dilihat kan?
Engaged sessions: Jumlah sesi yang lebih dari 10 detik atau melihat lebih dari 1 halaman.
Engaged average time: Durasi rata-rata aplikasi berada di latar depan atau website memiliki fokus di browser.
Dari sini kita bisa mengetahui apakah pengguna lebih aktif dari medium organik? Atau dari referral?
Untuk mengetahui lebih detail kinerja trafik organik dapat memanfaatkan Google Search Console. Artikel ini membantu untuk mempelajari Google Search Console.
Akuisisi Trafik (Traffic Acquisition)
Pada grafik ini Anda bisa memahami apakah trafik berasal dari organik, email, referral dan lainnya.

Ketika Anda klik “View traffic acquisition” akan tampil lebih detail. Contohnya seperti berapa banyak pengguna dan sesi.

Sama seperti sebelumnya, saya bisa mengganti “User medium” menjadi “User source/medium”.
Session: Jangka waktu aktif pengunjung. Pengunjung tidak aktif selama 30 menit atau lebih, maka akan dianggap sebagai sesi baru.
Pengunjung yang meninggalkan website dan kembali dalam 30 menit dihitung sebagai bagian dari sesi sebelumnya. Interaksi pengunjung di berbagai halaman tetap dianggap 1 sesi.
Users: Jumlah pengunjung website pada suatu periode. Jika pengunjung datang di hari Senin, kemudian datang lagi di hari Selasa dianggap 1 user, dengan 2 session.
Average engagement time per session: Waktu keterlibatan pengguna per sesi.
Apakah website mendapatkan jumlah trafik yang signifikan dari referral website tertentu?Apakah trafik pada sumber tertentu lebih aktif daripada sumber lainnya? Misalkan rata-rata kunjungan trafik lebih lama (Average engagement time per session) dengan email dibandingkan dengan organik.
Negara asal pengunjung
Bagian ini menunjukkan peta dari mana saja asal pengunjung.

Halaman yang diakses
Pada bagian ini terdapat informasi halaman yang dikunjungi.

Ketika Anda klik “View pages and screens” akan tampil lebih detail. Tampilan seperti berapa kali halaman di akses, berapa banyak pengunjung baru.
Ketika Anda klik tanda + di atasnya maka akan ada pilihan tambahan.

Saya biasanya menambahkan source / medium.

Sehingga Anda dapat melihat sumber awal sebelum halaman tersebut diakses. Berikut contoh hasilnya.

Seperti terlihat di gambar, ada trafik dari Google / Organik. Yang lainnya ada trafik langsung dengan mengetik https://daudwihardi.com
Event
Google Analytics 4 memungkinkan Anda memantau delapan jenis peristiwa (event) yang berbeda secara default.

Scroll: Menunjukkan jumlah pengunjung yang melakukan scroll setidaknya 90% halaman. Menunjukkan pengunjung yang aktif.
First_visit: Menunjukkan jumlah pengunjung baru.
Click: Setiap kali pengguna mengklik tautan (link) yang mengarah keluar dari domain saat ini.
Penutup
Mengembangkan website baik untuk personal branding ataupun bisnis dimulai dengan menganalisa data di Google Analytics. Seperti Anda lihat, banyak manfaat yang didapatkan dengan menganalisis data Google Analytics.
“The goal is to turn the data into information and information into insight.”
— Carly Fiorina
Meskipun Google Analytics memiliki banyak fungsi lain, laporan yang dibahas disini juga sudah cukup.
Silahkan mencoba!
Suka Artikel Ini?
Untuk tetap up-to-date dengan artikel terbaru dan tips menarik, ayo bergabung di dalam buletin saya.

Daud Wihardi
Daud Wihardi adalah co-founder dari konsultan IT di Edavos. Seorang yang tertarik dengan digital marketing, dunia bisnis dan trading saham.