Cara Menggunakan Google Analytics (2021)

Era digital membuat data menjadi aset yang sangat berharga. Tapi data tidaklah berguna apabila tidak di analisa.

Anda tidak dapat meningkatkan apa yang Anda tidak ukur.

Kabar baiknya, Google memberikan kita tools gratis untuk menganalisa kinerja SEO website. Anda bisa mengetahui apa saja yang pengunjung lakukan di website.

Jadi, Anda siap untuk mendapatkan hasil maksimal dari Google Analytics?

Artikel ini membahas Google Analytics Universal. Apabila Anda menggunakan Google Analytics 4 dapat membaca artikel ini

Apa itu Google Analytics?

Google Analytics adalah layanan gratis dari Google yang menampilkan analisa statistik sebuah website. Informasi yang diberikan mulai dari umur, lokasi juga perangkat yang digunakan.

Bagaimana mereka berinteraksi, navigasi dan berapa lama pengunjung di suatu halaman. Analisis ini berguna untuk membuat strategi, mengetahui konten yang berhasil dan tidak berhasil.

“Business strategy is the battle plan for a better future.”
— Patrick Dixon

Cara Daftar Google Analytics

Anda membutuhkan email Google untuk mendaftar di Google Analytics. Berikut langkah-langkah mendaftar Google Analytics:

1. Buka Google Analytics dan pilih “Start for free”

2. Halaman Account setup, pada Account Name bisa menggunakan nama domain.

3. Halaman Property setup, pada Property Name bisa menggunakan nama domain. Sesuaikan Time Zone dan juga Currency.

4. Halaman About your business, masukkan informasi sesuai website Anda. 

5. Pilih Accept pada informasi Terms of Service Agreement.

6. Pilih platform yang digunakanan adalah Web.

7. Halaman Set up data stream, masukkan informasi website.

8. Anda akan mendapatkan MEASUREMENT ID untuk di pasang di WordPress.

Catatan: Pada akun Google Analytics yang lama Anda akan mendapatkan tracking code UA-XXX. Versi yang baru menggunakan Measurement ID dengan code G-XXX.

Cara Menggunakan Google Analytics

Ketika pertama kali login maka akan terbuka halaman Home. Disini tersedia ringkasan banyaknya pengguna, lama akses suatu halaman, asal pengguna dan lainnya.

Cara Menggunakan Google Analytics - Laporan Home

Untuk membaca laporan Anda perlu memahami beberapa istilah berikut:

Session: Jangka waktu aktif pengguna website Anda. Pengguna tidak aktif selama 30 menit atau lebih, maka akan dianggap sebagai sesi baru. Pengguna yang meninggalkan website dan kembali dalam 30 menit dihitung sebagai bagian dari sesi sebelumnya.

Interaksi pengguna di berbagai halaman tetap dianggap 1 sesi sampai meninggalkan website. Sedangkan pageview menghitung berapa banyak halaman yang dikunjungi pengguna. 

Jika pengguna mengunjungi 2 halaman, maka akan dihitung sebagai 2 pageview dan 1 session. Session paling baik untuk evaluasi kinerja SEO, karena fokus pada trafik yang menghasilkan kunjungan.

Users: Jumlah pengunjung website pada suatu periode. Jika pengguna datang di hari Senin, kemudian datang lagi di hari Selasa dianggap 1 user, dengan 2 session.

Page / Session: Berapa banyak pengguna melihat halaman dalam satu sesi.  

Bounce Rate: Persentase waktu pengguna mengunjungi website dan langsung keluar tanpa melihat halaman atau melakukan aktivitas lain. Idealnya, pengunjung membaca lebih dari 1 halaman.

Session Duration: Berapa lama pengguna berada di website. Umumnya durasi sesi lebih lama lebih baik.

Bagian “Audiens”

Laporan Audiens memberikan informasi tentang karakteristik pengguna. Beberapa laporan yang saya rekomendasi di bagian “Audiens”.

1. Overview: Informasi mengenai Users, Sessions, Page / Session, Avg. Session Duration dan Bounce Rate.

Google Analytics - Audience Overview

Pada bagian atas Anda bisa menambahkan segmen baru, misalkan “Organic Traffic”.

Google Analytics - Add Segement

2. Demographics: Laporan tentang usia dan juga jenis kelamin dari pengguna. Informasi ini berguna apabila Anda mau beriklan pada usia atau jenis kelamin tertentu. 

3. Geo: Laporan tentang lokasi dan bahasa dari pengguna. Informasi bahasa bisa penting apabila Anda tertarik untuk membuat website lebih dari satu bahasa. 

Sedangkan informasi lokasi mulai dari negara sampai dengan kota pengguna. Informasi kota berguna apabila Anda mau beriklan pada kota tertentu. Atau Anda mau membuka cabang dimana banyak pengguna di kota tersebut. 

4. Behavior: Laporan tentang New vs Returning visitor. Pengunjung yang datang kembali menandakan konten yang Anda buat berkualitas

5. Mobile: Laporan pengunjung menggunakan PC, Tablet atau Mobile. Ketika membuat konten pastikan teroptimasi sesuai dengan perangkat pengguna.

Logikanya begini, kalau laporan disini menunjukkan lebih banyak pengguna mobile. Maka setelah publish konten pastikan tampilan di seluler sudah baik. 

Pada bagian device diberikan laporan lebih detail selular merek apa yang digunakan. 

6. User Flow: Laporan interaksi pengguna darimana mereka datang, halaman yang dikunjungi berikutnya.

Google Analytics - User Flow

Bagian “Acquisition”

Laporan Acquisition memberikan informasi tentang darimana asal pengguna. Beberapa laporan yang saya rekomendasi di bagian “Acquisition”.

1. All Traffics > Channels: Laporan ini berguna untuk memahami pengguna berasal dari chanel mana? Apakah sosial media, organik, referral atau lainnya. 

Misalkan Anda aktif sekali promosi di sosial media. Tapi ketika di analisa, trafik dari sosial media sangat kecil. Hal ini bisa sebagai tanda mungkin saja sosial media bukan tempat yang efektif. 

Sebaliknya apabila trafik sosial media tinggi berarti promosi Anda berhasil. 

2. All Traffics > Source/Medium: Laporan untuk mengetahui website mana yang memberikan trafik. Source: asal trafik, seperti mesin telusur (Google, Bing) atau domain (contoh.com). Medium: kategori umum sumber, misalnya, trafik organik, trafik berbayar (CPC = Cost Per Click).

3. All Traffics > Referrals: Laporan untuk mengetahui website spesifik mana yang memberikan trafik. Anda bisa tambahkan “Landing Page” pada “Secondary Dimension” untuk melihat Backlink.

Google Analytics - Secondary Dimension

4. Search Console > Landing Pages: Informasi yang tersedia disini diambil dari Google Search Console (GSC). Anda perlu koneksi GSC ke Google Analytics untuk melihat datanya. 

Beberapa istilah yang perlu dipahami terlebih dahulu:

Impressions: Frekuensi URL website Anda tayang/muncul pada halaman hasil pencarian Google (SERP) yang dilihat oleh pengguna. 

Clicks: Jumlah klik pada URL website Anda di halaman hasil pencarian Google (SERP).

Avg. Position: Peringkat rata-rata URL website Anda untuk satu atau beberapa kueri. Misalnya, jika URL website Anda muncul di posisi 3 untuk satu kueri dan posisi 7 untuk kueri lainnya, rata-rata posisi adalah 5 ((3 + 7) / 2).

CTR (Click Through Rate): Rasio (Clicks / Impressions * 100) 

Menurut studi Wordstream, berikut patokan untuk berbagai industri.

Average CTR Industry

Tips: Saran saya gunakan teknik copywriting untuk meningkatkan CTR.

5. Search Console > Queries: Laporan keyword apa saja yang mendatangkan trafik ke website. Laporan ini dapat digunakan sebagai tolok ukur efektivitas keyword yang Anda riset.

6. Social > Network Referrals: Laporan sosial media apa saja yang mendatangkan trafik. Anda bisa klik salah satu sosial media untuk mengetahui lebih lanjut halaman apa yang dikunjungi. 

7. Social > Users Flow: Melihat interaksi secara visual dari mana pengunjung datang dan halaman yang dikunjungi berikutnya.

Bagian “Behavior”

Laporan Behavior memberikan informasi tentang apa yang pengguna lakukan ketika mengunjungi website. Beberapa laporan yang saya rekomendasi di bagian “Behavior”.

1. Site content > All Pages: Laporan yang menunjukkan konten mana yang paling populer bagi pengunjung. 

2. Site Speed > Speed Suggestions: Laporan yang menunjukkan halaman mana saja lambat dan perlu perbaikan. Informasi yang tersedia mengambil data dari PageSpeed.

May 2021, kecepatan situs web menjadi salah satu sinyal peringkat Google. Theme yang ringan merupakan salah satu kunci miningkatkan kecepatan website.

Kesimpulan

Begitu banyak manfaat Google Analytics dalam mengukur kinerja website. Pahami laporan Google Analytics untuk membuat strategi dan perencanaan kedepan. 

Google memberikan panduan dan sertifikat di Google Analytics Academy. Panduan berupa video dari tingkat pemula sampai tingkat lanjut.

Suka Artikel Ini?

Dapatkan tips, catatan buku dan kumpulan artikel menarik yang hanya saya bagikan ke peserta buletin.

foto daud

Daud Wihardi

Daud Wihardi adalah salah satu pendiri konsultan IT di Edavos. Seorang yang tertarik dengan online marketing, dunia bisnis dan smartphone fotografi.