Cara Setting Plugin WP Rocket (2021) – Versi 3.9

WP Rocket adalah plugin cache premium paling populer untuk WordPress. Kemudahan konfigurasi yang membedakan WP Rocket dari pesaing lainnya. 

WP Rocket otomatis menerapkan 80% konfigurasi terbaik ketika diaktifkan. Anda langsung akan merasakan peningkatan performa yang signifikan. 

Website yang cepat merupakan salah satu sinyal peringkat SEO khususnya bagian Core Web Vitals.

Panduan ini menggunakan:

Hasilnya sangat memuaskan …

Gtmetrix

Core Web Vitals untuk Desktop …

Desktop Core Web Vitals

Core Web Vitals untuk Mobile …

Mobile Core Web Vitals

Dashboard

Pada bagian ini terdapat informasi mengenai status lisensi. Pada sisi sebelah kanan terdapat opsi untuk menghapus cache dan melakukan preload

Apa kegunaan hapus cache dan preload ini? 

Misalkan Anda melakukan perubahan desain tetapi tidak terlihat di website, maka lakukan hapus cache dan preload. Dengan kata lain hapus cache dan preload ini memuat ulang perubahan yang sudah dilakukan. 

Bagaimana kalau perubahan tetap tidak terlihat? Hapus cache di CDN dan browser Anda. 

WP Rocket - Dashboard

Cache

Saya menggunakan konfigurasi bawaan kecuali global cache. Saya merubah setting bawaan cache dari 10 menjadi 24.

Kenapa? 

Coba bayangkan Anda punya 1000 artikel … 

Server Anda akan bekerja setiap 10 jam sekali membersihkan cache dan membuat ulang cache tersebut. Pertanyaannya apakah 1000 artikel tersebut ada perubahan? Apakah Anda melakukan perubahan desain website secara keseluruhan? 

Kalau jawabannya tidak maka konfigurasi global cache tidak perlu 10 jam sekali. Anda bisa ganti misalkan 24 jam sekali atau lebih. 

Semakin kecil nilainya maka penggunaan resource server semakin besar. Sedangkan semakin besar nilainya, maka penggunaan resource server semakin kecil.

Bagi saya  resource server lebih penting untuk melayani pengunjung daripada terus menerus membuat cache. 

  • Enable caching for mobile devices – ON
  • Enable caching for logged-in WordPress users – ON
  • Specify time after which the global cache is cleared – 24

File Optimization

Anda perlu berhati-hati pada bagian ini. Salah setting akan membuat website menjadi berantakan dan tidak berjalan seperti seharusnya. 

Pengaturan CSS disini biasanya tidak memberikan dampak yang signifikan kecuali trafik Anda sebesar eCommerce. Malahan untuk kasus tertentu lebih banyak memberikan masalah daripada peningkatan performa. 

  • Minify CSS files – OFF
  • Combine CSS files (Enable Minify CSS files to select) – OFF. Kalau Anda ingin mengaktifkan, pastikan test dengan benar! Karena ini sering menjadi sumber masalah. 
  • Optimize CSS delivery – OFF. Ini salah satu penyebab FOUC (flash of unstyled content)
  • Remove Unused CSS (Beta) – OFF. Fitur ini akan menggabungkan beberapa CSS menjadi 1 file. Saran saya sebaiknya menggunakan plugin seperti Asset CleanUp untuk menonaktifkan CSS dan JS yang tidak dibutuhkan. Contoh penggunaan Asset CleanUP di artikel ini

Pada bagian bawah terdapat pengaturan untuk JavaScript.

  • Minify JavaScript files – OFF
  • Combine JavaScript files (Enable Minify JavaScript files to select) – OFF. Kalau Anda ingin mengaktifkan, pastikan test dengan benar! Karena ini sering menjadi sumber masalah. 
  • Load JavaScript deferred – ON. Fitur ini berguna untuk mengatasi eliminate render-blocking pada PageSpeed Insight (PSI). Kalau Anda yakin Javascript tidak perlu diaktifkan di tampilan utama maka bisa aktifkan ini. 
  • Delay JavaScript execution – ON. Menunda pemuatan JavaScript sampai ada interaksi pengguna (misalkan scroll, klik

Contoh JavaScript deferred dan JavaScript execution.

Daftar Buletin

Subscribe box ini menggunakan JavaScript dan letaknya setelah artikel. Berarti posisinya ada di paling bawah atau pengguna harus scroll terlebih dahulu. 

Kalau kondisinya pengguna harus scroll maka JavaScript bisa di deferred dan delay execution

Media

Lazy Load berfungsi untuk menunda pemuatan gambar, iframe, atau video. Lazy Load membuat kecepatan memuat halaman menjadi lebih cepat.

  • Enable for images – OFF
  • Enable for iframes and videos > Replace YouTube iframe with preview image – ON. Pada dasarnya elemen embed YouTube cukup besar. Fitur ini mengganti embed YouTube dengan gambar sehingga membuat halaman menjadi ringan. 
  • Excluded images or iframes > Masukkan file logo disini apabila Anda mengaktifkan Lazy Load Image. Hal ini karena logo perlu di load pertama kali.
  • Add missing image dimensions – ON
  • Disable WordPress embeds – ON
  • Enable WebP caching – OFF. WepP caching biasa sudah dilakukan oleh plugin gambar contohnya Imagify.  

Preload

WP Rocket akan menghasilkan cache yang dimulai dengan semua tautan yang berada di sitemap Anda. Preload secara otomatis aktif ketika Anda menambahkan atau memperbarui konten. 

  • Activate Preloading – ON
  • Enable link preloading – ON
  • Prefetch DNS Requests. Domain DNS di luar website akan dipersiapkan terlebih dahulu. Sehingga akes buka halaman menjadi lebih cepat. Contohnya YouTube, Google Analytics, dan lainnya. Contoh lainnya di Github (Isi sesuai keperluan ya, jangan semua).
  • Preload Fonts. Apabila Anda menggunakan Google Fonts dapat isi disini. 

Advanced Rules

WP Rocket memberikan opsi pengaturan lebih spesifik disini. Biasanya lebih diperuntukkan ke website eCommerce.

Database

Bersihkan database secara berkala untuk menjaga website tetap ringan dan cepat. 

  • Revisions – Banyaknya revisi yang tersimpan. 
  • Auto Drafts – Banyaknya drafts yang tersimpan.
  • Trashed Posts – Banyaknya post dan pages yang ada di “Trashed”.
  • Spam Comments – Banyaknya comments yang tersimpan di spam.
  • Trashed Comments – Banyaknya comments marked as trash.
  • Expired Transients – Berfungsi menghapus data-data yang tersimpan sementara.
  • Optimize Tables – Optimasi “database table” agar lebih efisien.
  • Schedule Automatic Cleanup – Apabila Anda mau melakukan pembersihan berkala secara otomatis.

CDN

CDN memungkinkan pengguna mengunduh file dari lokasi server terdekat. Sehingga kecepatan website akan meningkat dengan layanan CDN ini. 

WP Rocket mempunyai layanan sendiri dengan nama RocketCDN. Alternatifnya Cloudflare memberikan layanan CDN gratis yang tersebar di lebih 200 kota di dunia. 

Anda dapat mencoba Cloudflare apabila belum punya CDN. 

Heartbeat

Menonaktifkan aktivitas Heartbeat API dapat membantu menghemat beberapa sumber daya server Anda. Saya sarankan untuk di nonaktifkan. 

Add-Ons

Apabila Anda menggunakan Cloudflare, Anda tidak perlu mengaktifkan Add-On Cloudflare disini. Semua tergantung pada fitur yang Anda gunakan. 

Berikut dokumentasi WP Rocket mengenai Cloudflare.  

Tools

Anda bisa melakukan import/export konfigurasi disini.

Frequently Ask Questions

Apakah ada plugin cache alternatif terbaik dan gratis?

Litespeed adalah plugin gratis terbaik tapi harus menggunakan Server Litespeed. Saya menggunakan Niagahoster yang mendukung Server Litespeed. Konfigurasi Litespeed sedikit lebih kompleks, artikel berikut untuk setting Litespeed.

Plugin gambar apakah yang paling cocok dengan WP Rocket?

WP Rocket memberikan rekomendasi menggunakan Imagify (karena milik mereka). Alternatif gratis lainnya menggunakan Shortpixel (Gratis 100 gambar per bulan).

Anda mungkin menyukai:

Suka Artikel Ini?

Dapatkan tips, catatan buku dan kumpulan artikel menarik yang hanya saya bagikan ke peserta buletin.

foto daud

Daud Wihardi

Daud Wihardi adalah salah satu pendiri konsultan IT di Edavos. Seorang yang tertarik dengan online marketing, dunia bisnis dan smartphone fotografi.